Sering Dikeluhkan Cepat Habis, Begini Cara Bikin Ban Mobil Listrik Lebih Awet
06 April 2026
Mobil listrik memang terkenal dengan tarikan torsi instan yang langsung terasa begitu pedal gas diinjak. Tarikan spontan ini sering kali memunculkan tanda tanya di kalangan penggemar otomotif, apakah torsi yang sangat besar tersebut membuat ban mobil listrik jadi lebih gampang botak dibandingkan mobil biasa.
Faktanya, tidak sedikit pemilik kendaraan ramah lingkungan ini yang mengeluhkan ban mobil mereka lebih cepat aus. Masalah ini paling sering dialami oleh pengguna yang rutin berkendara di daerah perkotaan padat, di mana mobil harus sering berhenti dan melaju secara mendadak.
Menanggapi keluhan tersebut, Manajer Pemasaran Produk Michelin Indonesia yakni Fachrul Rozi membenarkan bahwa kondisi itu sangat wajar terjadi.
"Ban kendaraan listrik biasanya menanggung bobot yang jauh lebih berat akibat ukuran baterai yang masif ditambah lagi adanya hantaman torsi instan dari motor listrik," ungkap Rozi pada hari Rabu 1 April 2026.
Menurut Rozi, kombinasi antara bobot dan tarikan mesin ini menciptakan tekanan yang luar biasa pada ban saat mobil mulai berakselerasi. Meski terkesan boros ban, para pabrikan rupanya sudah mengantisipasi hal ini dengan merancang ban khusus yang memiliki indeks beban lebih tinggi. Ban tipe khusus ini juga sudah dibekali teknologi peredam suara berupa busa di bagian dalam untuk meredam kebisingan dan menjaga keheningan kabin.
Secara teknis, alur dan material pembuat ban khusus kendaraan listrik memang diracik agar lebih tangguh menahan torsi instan. Sebagai contoh, teknologi yang diterapkan Michelin dirancang khusus agar umur pakai ban bisa lebih panjang tanpa harus mengorbankan daya cengkeram di jalanan basah maupun kering.
Di luar urusan spesifikasi, perawatan rutin dari pemilik juga memegang peran yang sangat penting. Rozi selalu mengingatkan para pemilik mobil listrik untuk menjaga tekanan angin agar pas dengan anjuran pabrikan. Tekanan udara yang kurang atau malah terlalu tinggi bisa memperparah keausan sekaligus merusak performa kemudi. Rajin menukar posisi ban secara berkala juga sangat disarankan untuk memperpanjang usia pakainya.
Sebagai penutup, Rozi menegaskan bahwa meski harga ban khusus kendaraan listrik dibanderol lebih mahal, keamanan yang didapatkan sangat sepadan. Mengganti ban menggunakan spesifikasi biasa yang tidak sesuai standar bawaan pabrik justru bisa membahayakan keselamatan pengemudi. Jadi pastikan selalu memakai ban yang tepat dan rajin merawatnya agar bisa berkendara dengan aman dan nyaman.