Serap Sepuluh Ribu Pekerja, Pabrik Kendaraan Listrik Raksasa Segera Dibangun di Jawa Tengah
19 June 2026
Investor asal China resmi menggelontorkan dana investasi sekitar lima belas triliun rupiah, untuk membangun kawasan industri kendaraan listrik di Kawasan Industri Seafer atau KIS Kendal, Jawa Tengah. Proyek raksasa ini diproyeksikan mampu menyerap hingga sepuluh ribu tenaga kerja baru di wilayah tersebut.
Kesepakatan investasi ini ditandai dengan penandatanganan kerja sama antara PT KIA Kendal dengan PT New Generation Mobility, serta kerja sama lanjutan dengan PT China State Construction Engineering Corporation. Acara penting yang berlangsung di Kantor Gubernur Jawa Tengah pada hari Senin tanggal 15 Juni lalu ini, disaksikan langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, dan Bupati Kendal Dyah Kartika Permatasari.
Gubernur Ahmad Luthfi menyatakan bahwa masuknya dana triliunan rupiah ini, menjadi bukti nyata tingginya tingkat kepercayaan investor terhadap iklim usaha di Jawa Tengah. Luthfi sangat berharap proyek ini tidak hanya membuka lapangan kerja yang luas, tetapi juga mampu mendorong pengembangan industri otomotif yang terintegrasi dengan pemanfaatan energi terbarukan. Pemerintah provinsi pun berjanji akan memberikan insentif pajak khusus, bagi kawasan industri yang menerapkan prinsip energi hijau.
Direktur Utama PT KIS Kendal Bryan W Sudarwo memaparkan, bahwa aliran dana dari para investor asing tersebut akan difokuskan untuk membangun ekosistem kendaraan listrik secara menyeluruh. Pembangunan ini akan mencakup pabrik perakitan baterai, pembuatan ban, hingga produksi suku cadang untuk kendaraan komersial dan sepeda motor listrik. Bryan menegaskan bahwa proyek ini akan sangat mengutamakan penyerapan tenaga kerja lokal, guna mendongkrak pertumbuhan ekonomi daerah secara signifikan.
Lebih lanjut, Bryan juga berjanji akan mendorong proses transfer teknologi dan menargetkan penggunaan komponen lokal hingga di atas lima puluh persen. Sejalan dengan hal tersebut, perwakilan PT New Generation Mobility Hadi Hartanto menilai, bahwa industri kendaraan bebas emisi di Indonesia punya masa depan yang sangat cerah. Menurut Hadi, seluruh sektor mulai dari produksi motor, komponen kelistrikan, hingga pembuatan baterai harus terintegrasi dengan baik, agar transformasi menuju era kendaraan listrik di Tanah Air bisa berjalan dengan mulus dan sukses.