Resmikan Era Kendaraan Listrik, Surabaya Menjadi Kota Dengan SPKLU Pertama di Jawa Timur

12 November 2025

Kota Surabaya mencatat sejarah sebagai daerah pertama di Jawa Timur yang memiliki Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), menandai langkah besar dalam transisi menuju era mobilitas hijau. SPKLU pertama diresmikan oleh PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Jawa Timur pada 29 Februari 2020 di Kantor PLN ULP Embong Wungu, Jalan Dr. Soetomo 42. Kehadirannya menjadi bukti nyata dukungan terhadap kebijakan nasional dalam mempercepat adopsi kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (KBLBB) dan memperkuat ekosistem energi bersih di wilayah timur Indonesia. Tak berhenti di situ, pada tahun 2025 Surabaya kembali mencuri perhatian dengan diresmikannya SPKLU Center pertama di Jawa Timur, berlokasi di Kantor PLN UP3 Surabaya Selatan. Fasilitas ini dilengkapi dengan hingga 10 titik pengisian, termasuk unit pengisian cepat (fast charging) berdaya tinggi, yang memungkinkan pengisian daya kendaraan listrik hanya dalam hitungan menit.

Pemilihan Surabaya sebagai kota pelopor bukan tanpa alasan. Sebagai ibu kota provinsi sekaligus pusat ekonomi kawasan timur Indonesia, Surabaya memiliki potensi besar dalam pengembangan kendaraan listrik, baik dari sisi permintaan maupun kesiapan infrastruktur. Pemerintah daerah bersama PLN secara aktif mendorong transformasi energi melalui penyediaan fasilitas pengisian yang mudah diakses dan ramah pengguna. Dengan adanya SPKLU Center ini, pemilik kendaraan listrik kini dapat mengisi daya dengan lebih cepat dan efisien tanpa harus khawatir kehabisan baterai di tengah perjalanan. Fasilitas ini juga menjadi simbol meningkatnya kepercayaan publik terhadap kendaraan listrik sebagai solusi transportasi masa depan yang praktis dan berkelanjutan.

Selain memberikan kemudahan bagi pengguna, kehadiran SPKLU juga membawa dampak positif bagi ekonomi dan lingkungan. Infrastruktur ini mempercepat penurunan emisi karbon, mendukung efisiensi energi, serta membuka peluang bisnis baru di sektor energi terbarukan dan teknologi pengisian listrik. Meski demikian, tantangan masih ada, terutama dalam pemerataan pembangunan SPKLU di luar kota besar serta peningkatan adopsi kendaraan listrik di kalangan masyarakat. Namun, langkah Surabaya menunjukkan bahwa transisi menuju mobilitas hijau bukan lagi wacana, melainkan kenyataan yang terus berkembang. Dengan kolaborasi antara pemerintah, PLN, dan pelaku industri, Jawa Timur berpotensi menjadi salah satu pionir utama dalam memperkuat ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.