Pemerintah Percepat Ekosistem Kendaraan Listrik, Target Produksi Massal 2028 Kian Realistis

13 April 2026

Pemerintah Indonesia terus mempercepat pengembangan ekosistem mobil listrik (electric vehicle/EV) sebagai bagian dari strategi peralihan ke energi bersih dan peningkatan industri lokal. Upaya ini dilakukan melalui pendekatan yang komprehensif, meliputi pengembangan sektor industri, pembangunan infrastruktur, dan pemberian insentif untuk mendukung penggunaan kendaraan listrik.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa pihak pemerintahan berusaha untuk mempercepat pelaksanaan elektrifikasi pada sektor transportasi dengan memanfaatkan sumber energi yang ramah lingkungan dan dapat diperbarui. Saat ini, perhatian utama adalah menciptakan suatu ekosistem yang terintegrasi agar kendaraan listrik dapat digunakan secara luas dan efisien di lapangan.

Pengembangan ekosistem ini tidak hanya meliputi pembuatan kendaraan, tetapi juga melibatkan pembentukan rantai pasok seperti industri baterai, penyediaan stasiun pengisian kendaraan listrik, serta peraturan yang mendukung kemudahan bagi masyarakat dan pelaku usaha. Strategi menyeluruh ini dianggap penting untuk mempercepat penerimaan kendaraan listrik di tingkat nasional.

Di sisi lain, Prabowo Subianto mengungkapkan keyakinan bahwa Indonesia dapat memproduksi mobil listrik secara besar-besaran pada tahun 2028. Sasaran ini dianggap wajar mengingat kemajuan industri EV di dalam negeri yang semakin cepat dan meningkatnya ketertarikan investasi dari pabrikan internasional.

Saat ini, Indonesia sudah memiliki keterampilan untuk memproduksi kendaraan listrik yang ditujukan untuk sektor komersial, seperti bus dan truk. Ini adalah dasar yang krusial untuk pengembangan massal produksi kendaraan listrik untuk penumpang di masa depan. Di samping itu, pembangunan pabrik baterai dan peningkatan proporsi komponen lokal juga merupakan elemen penting dalam meningkatkan daya saing industri dalam negeri.

Secara umum, percepatan ekosistem EV yang dilaksanakan oleh pemerintah memperlihatkan langkah perubahan industri otomotif di Indonesia ke arah teknologi yang lebih ramah lingkungan. Dengan adanya dukungan dalam bentuk kebijakan, infrastruktur, dan investasi yang terus maju, tujuan untuk memproduksi kendaraan listrik secara massal pada tahun 2028 semakin mendekati kenyataan.