Lonjakan Penjualan EV Awal 2026, BYD Dominasi 60% Pasar dengan SUV Listrik Terbaru
26 February 2026
Penjualan mobil listrik (EV) di Indonesia mengalami peningkatan yang luar biasa pada awal 2026. Laporan pasar mencatat bahwa total penjualan EV di bulan Januari mencapai sekitar 8. 000 unit, lebih dari tiga kali lipat dibandingkan dengan tahun sebelumnya pada bulan yang sama.
Pertumbuhan yang pesat ini berlawanan dengan kondisi pasar otomotif di tingkat nasional yang hanya mengalami kenaikan moderat sekitar 3%. Fenomena ini menunjukkan adanya perubahan dalam pilihan konsumen menuju kendaraan listrik, seiring dengan meningkatnya pemahaman tentang teknologi yang ramah lingkungan dan biaya operasional yang bersaing.
Dalam peningkatan itu, produsen dari China, BYD, menjadi yang terkuat. Dalam waktu yang sama, BYD mampu menjual sekitar 5. 200 unit EV, meningkat hampir lima kali lipat dari tahun lalu. Angka ini mengangkat bagian pasar BYD di sektor EV nasional melebihi 60 persen.
Sebagian besar pendapatan penjualan BYD ditopang oleh model SUV listrik yang sangat digemari oleh pembeli di Indonesia. Karakteristik SUV seperti kursi yang lebih tinggi dan ruang kabin yang luas menjadikannya pilihan yang sempurna untuk keluarga serta pengguna di kota.
Menanggapi kebutuhan pasar, BYD meluncurkan dua model SUV listrik terbarunya di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026: BYD ATTO 3 Advanced Plus yang ditujukan sebagai pilihan SUV menengah untuk penggunaan sehari-hari, serta BYD Sealion 7 Extended sebagai SUV mewah dengan jangkauan lebih jauh dan kenyamanan ekstra.
Strategi ini menguatkan koleksi kendaraan listrik BYD di Indonesia, mulai dari segmen menengah hingga kelas atas. Peningkatan penjualan EV di awal 2026 menunjukkan bahwa kendaraan listrik kini telah bertransformasi menjadi solusi utama untuk mobilitas, bukan sekadar pilihan tambahan.