Laris Manis di Pasar Domestik, Inden Jaecoo J5 EV Kini Makin Cepat Kurang dari Sebulan

14 April 2026

Pabrikan otomotif asal China yakni Jaecoo sukses mencetak rekor penjualan yang sangat mengesankan di Indonesia. Sepanjang kuartal pertama yakni Januari hingga Maret 2026 merek ini berhasil merebut takhta sebagai merek kendaraan listrik paling laris di pasar domestik.

Prestasi gemilang ini sangat didorong oleh lonjakan permintaan yang luar biasa untuk model andalan mereka yaitu Jaecoo J5 EV. Dalam kurun waktu tiga bulan pertama tahun ini angka penjualan Jaecoo sukses menembus 7.827 unit. Pencapaian ini berhasil menyalip pesaing terdekatnya yakni BYD Atto 1 yang mencatatkan penjualan sebanyak 7.333 unit.

Secara keseluruhan sejak pertama kali menginjakkan kaki di Indonesia total penjualan Jaecoo telah melampaui angka 12.000 unit. Direktur Unit Bisnis Jaecoo Indonesia Jim Ma menyebutkan bahwa tren positif ini mencerminkan betapa tingginya kepercayaan konsumen otomotif Tanah Air terhadap kendaraan elektrifikasi.

"Ini menunjukkan minat pelanggan yang terus tumbuh dan pengakuan kuat terhadap kendaraan energi baru," ungkap Jim Ma saat diwawancarai oleh awak media pada akhir pekan lalu.

Jim Ma menambahkan bahwa J5 EV kini telah dinobatkan sebagai model kendaraan listrik paling laris di Indonesia. Perusahaan bahkan sangat optimis mematok target penjualan model ini bisa menembus lebih dari 13.000 unit hingga akhir bulan April 2026.

Untuk menjaga momentum penjualan yang sedang meroket Jaecoo kini mulai memperkuat kapasitas produksi di dalam negeri. Saat ini mereka mengandalkan dua fasilitas perakitan lokal yang dijalankan melalui kerja sama strategis dengan PT Handal Indonesia Motor dan Inchcape. Kehadiran dua fasilitas perakitan ini diharapkan bisa mempercepat pasokan kendaraan ke garasi konsumen.

Berkat tambahan kapasitas produksi tersebut waktu tunggu pengiriman unit kini bisa dipangkas secara drastis. Konsumen yang berdomisili di wilayah Jakarta kini bisa menerima unit kendaraan dalam waktu kurang dari satu bulan. Sementara untuk konsumen di luar Jakarta waktu pengiriman akan sangat bergantung pada kondisi jalur distribusi dan faktor logistik antarpulau.

Dari sisi layanan purna jual Jaecoo juga terus memperluas jangkauan jaringan mereka. Saat ini sudah ada lebih dari 30 jaringan diler yang beroperasi di berbagai daerah. Jumlah tersebut ditargetkan akan terus melonjak hingga mencapai 80 jaringan diler pada akhir tahun 2026 nanti. Langkah agresif ini merupakan wujud nyata komitmen Jaecoo yang menjadikan Indonesia sebagai pasar strategis untuk kendaraan ramah lingkungan.