Kurang Diminati Pasar, Mitsubishi Resmi Suntik Mati Mobil Listrik Niaga L100
25 February 2026
Mitsubishi Motors pernah menarik perhatian saat membawa L100 EV ke Indonesia. Mobil van komersial bertenaga listrik ini awalnya diharapkan bisa jadi pilihan baru untuk dunia usaha yang peduli lingkungan. Tapi sayangnya, nasib mobil ini ternyata tidak berjalan mulus.
Budi Dermawan Daulay selaku petinggi penjualan PT MMKSI mengakui bahwa respons pasar terhadap L100 jauh dari harapan. Saat memberikan keterangan pada 5/2/2026, ia menjelaskan bahwa konsumen kendaraan niaga sangat teliti dalam berhitung soal ongkos operasional. Menurutnya, pengeluaran untuk beralih ke listrik masih dianggap terlalu membebani pengusaha jika dibandingkan dengan memakai mobil niaga biasa berbahan bakar bensin atau solar.
Selain itu, harga mobil niaga konvensional yang jauh lebih murah membuat para pengusaha enggan melirik kendaraan listrik. Daulay menyebutkan pembeli L100 EV mayoritas hanyalah perusahaan besar yang memang punya standar kepedulian lingkungan yang tinggi, contohnya seperti perusahaan logistik asing. Penjualannya pun sangat terpusat, dengan angka 92 persen berada di wilayah Jakarta saja.
Karena sepi peminat, sepanjang tahun 2025 mobil ini tercatat hanya laku sebanyak 39 unit. Melihat angka penjualan yang sangat kecil tersebut, Mitsubishi akhirnya mengambil langkah tegas. Daulay memastikan bahwa L100 EV kini sudah resmi dihentikan penjualannya dan tidak lagi ditawarkan ke konsumen. Ia juga menambahkan bahwa saat ini belum ada lini mobil listrik baru yang akan diluncurkan oleh merek tersebut.
Sebagai informasi, mobil van berkapasitas dua penumpang ini sebenarnya dibekali spesifikasi yang lumayan. Dengan baterai berkapasitas 20 kWh, mobil ini bisa melaju hingga 180 kilometer dan mendukung fitur pengisian daya cepat. Namun semua kecanggihan itu rupanya belum cukup untuk memikat hati para pelaku usaha di Tanah Air.