Huayou Indonesia dan Vale Indonesia Dorong Era Baru Ekosistem Baterai EV Berkelanjutan
03 February 2026
Kerja sama antara PT Huayou Indonesia dan PT Vale Indonesia Tbk. Menandai langkah penting dalam penguatan ekosistem kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) di Indonesia. Kedua perusahaan nikel ini memperkenalkan pendekatan produksi yang lebih berkelanjutan untuk memenuhi permintaan global terhadap bahan baku baterai rendah karbon.
Pada gelaran COP30 di Belém, Brasil, Budiawansyah — Direktur sekaligus Chief Sustainability & Corporate Affairs Officer Vale — menyampaikan bahwa perusahaan tengah mengakselerasi transformasi teknologi untuk menekan jejak emisi di operasi Sorowako. Vale menargetkan penurunan emisi absolut hingga 33% pada 2030, serta pengurangan intensitas karbon nikel sebesar 50%.
“Kami berkomitmen memastikan pertumbuhan industri tetap selaras dengan tujuan iklim global. Kerja sama dengan Huayou menjadi bagian strategis untuk menghasilkan produk nikel rendah karbon yang kompetitif di pasar internasional,” ujar Budiawansyah, Sabtu (15/11/2025).
Sementara itu, Director of Public Affairs PT Huayou Indonesia, Stevanus, menjelaskan bahwa Huayou telah mengimplementasikan serangkaian teknologi untuk memperkuat efisiensi energi dan menurunkan emisi. Inovasi tersebut mencakup sistem waste heat recovery yang mampu menyediakan lebih dari 70 persen kebutuhan listrik proyek, elektrifikasi proses industri, pemanfaatan kembali limbah, hingga pengembangan teknologi solidifikasi CO₂.
Menurutnya, teknologi yang diterapkan Huayou dapat memangkas emisi lebih dari 2 tCO₂e per ton nikel yang diproses. “Kemitraan dengan Vale mempercepat hadirnya rantai pasok material baterai yang lebih bersih dan efisien, serta menempatkankan peran Indonesia dalam industri nikel global,” katanya.
Dengan semakin kuatnya sinergi antara Huayou dan Vale, Indonesia dinilai berada pada posisi strategis untuk memimpin pengembangan nikel rendah karbon dan memperkuat fondasi ekosistem kendaraan listrik nasional.