Hemat Puluhan Miliar, Ini Rahasia MHU Pangkas Emisi di Area Tambang

05 May 2026

Langkah strategis perusahaan tambang PT Multi Harapan Utama atau MHU dalam menekan emisi karbon sukses mencuri perhatian. Anak usaha dari MMS Group Indonesia ini membuktikan bahwa operasi tambang bisa berjalan selaras dengan kelestarian alam melalui penggunaan truk hibrida dan kendaraan listrik.

Presiden Direktur MHU Kemal Djamil Siregar memaparkan bahwa sepanjang tahun 2024 total emisi perusahaan berhasil ditekan hingga menyentuh angka 275.065 ton setara karbon dioksida. Angka ini turun sangat drastis hanya dalam waktu satu tahun dan dampaknya sepadan dengan menghapus jejak karbon dari seratus tiga puluh ribu unit kendaraan penumpang. Pencapaian memukau ini bahkan melampaui target awal yang dipatok perusahaan yakni penurunan delapan persen pada tahun 2030.

"Target delapan tahun tercapai hanya dalam tiga tahun," tegas Kemal menceritakan keberhasilan perusahaannya yang melampaui tenggat waktu dengan total penurunan mendekati angka empat puluh satu persen.

Kemal membeberkan bahwa pencapaian tersebut rupanya ditopang oleh tiga inisiatif utama yang berjalan secara beriringan. Inisiatif pertama adalah program transformasi armada dari diesel murni ke teknologi hibrida yang sukses memangkas rasio bahan bakar secara signifikan. Dalam kurun waktu lima bulan pertama saja program ini telah menghemat lebih dari satu juta liter bahan bakar yang setara dengan efisiensi biaya nyaris dua puluh miliar rupiah.

Inisiatif kedua melibatkan efisiensi operasional menyeluruh dengan sistem pemantauan data terpadu untuk menekan emisi dari lini produksi. Sementara itu inisiatif ketiga difokuskan pada reklamasi lahan usai kegiatan tambang selesai yang sukses menjadi penyumbang terbesar dalam penyerapan karbon di area operasional mereka.

Guna memperkuat langkah transisi energi ini perusahaan sedang melakukan pengujian truk listrik buatan SANY berkapasitas daya raksasa di area Loa Kulu Kutai Kartanegara. Kendaraan tangguh ini diproyeksikan mampu memangkas biaya operasional hingga empat puluh persen dibanding unit diesel konvensional.

"Ke depan kami akan terus mempercepat adopsi teknologi rendah emisi dan memperkuat sistem berbasis data. Bagi kami keberlanjutan bukan sekadar kepatuhan tetapi strategi bisnis jangka panjang," ujar Kemal menegaskan komitmen perusahaannya.

Berkat segala komitmen nyata tersebut MHU akhirnya dianugerahi dua penghargaan prestisius dalam ajang transparansi dan pengurangan emisi bergengsi di Jakarta. Sederet penghargaan ini sekaligus menjadi bukti sah bahwa langkah dekarbonisasi di sektor pertambangan sungguh terukur transparan dan dapat dipertanggungjawabkan secara mandiri.