CATL Kantongi Dua Paten Baru, Tingkatkan Ketahanan Baterai EV Saat Kecelakaan

19 June 2026

Produsen baterai untuk mobil listrik dari China, Contemporary Amperex Technology Co. Limited (CATL), telah memperkuat keselamatan baterai dengan mendapatkan dua paten baru yang fokus pada meningkatkan daya tahan struktur baterai saat terjadi kecelakaan. Langkah ini sejalan dengan semakin meningkatnya perhatian dari industri otomotif terhadap keselamatan kendaraan listrik.

Paten yang pertama berhubungan dengan penguatan struktur terminal sel baterai. Dalam desain ini, CATL menerapkan sistem penyangga khusus yang dirancang untuk menahan perubahan bentuk yang mungkin terjadi saat benturan keras. Struktur ini dibuat untuk mengalihkan tekanan dari area terminal yang rentan, sehingga dapat mencegah kerusakan pada sambungan listrik dan menurunkan risiko terjadinya korsleting dalam.

Di sisi lain, paten kedua mengutamakan perlindungan pada sistem pendingin cair (liquid cooling) dalam paket baterai. CATL merancang sebuah lapisan pelindung bertingkat yang dapat melindungi saluran pendingin dari kerusakan akibat benturan atau benda asing yang dapat muncul dari bawah kendaraan. Teknologi ini bertujuan untuk menjaga kestabilan suhu baterai dan mencegah kebocoran yang bisa menyebabkan sistem gagal.

Kedua teknologi yang dikembangkan ini merupakan bagian dari investasi besar CATL dalam riset dan pengembangan. Untuk tahun 2025, perusahaan ini telah mengalokasikan dana penelitian sejumlah 22,1 miliar yuan atau sekitar US$3,28 miliar. Sampai saat ini, CATL telah memiliki lebih dari 25 ribu paten yang berkaitan dengan teknologi baterai dan sistem penyimpanan energi.

Penekanan pada keselamatan baterai semakin penting mengingat bertambahnya jumlah kendaraan listrik di berbagai negara. Saat ini, industri otomotif global tidak hanya bersaing untuk meningkatkan kapasitas serta kecepatan pengisian daya, tetapi juga memastikan bahwa baterai tetap aman dalam berbagai kondisi ekstrem, termasuk saat terjadinya kecelakaan.

CATL merupakan produsen baterai kendaraan listrik terbesar di dunia, menguasai sekitar 37 persen pangsa pasar global. Perusahaan ini menyediakan baterai untuk berbagai merek otomotif terkenal serta terus berinovasi dengan teknologi generasi baru, baik itu baterai solid-state maupun sodium-ion.

Berbagai regulator di seluruh dunia juga mulai menerapkan standar keselamatan yang lebih ketat untuk kendaraan listrik, termasuk ketentuan agar baterai tidak mudah terbakar setelah mengalami dampak signifikan. Inovasi yang dilakukan oleh CATL dianggap sejalan dengan perkembangan industri yang semakin menekankan pada aspek keselamatan dan keandalan kendaraan listrik.

Dengan peluncuran dua paten baru ini, CATL berharap dapat meningkatkan daya tahan baterai terhadap benturan dan sekaligus membangun kepercayaan konsumen terhadap kendaraan listrik. Inovasi ini juga menjadi bagian dari upaya industri dalam menghadirkan teknologi baterai yang tidak hanya efisien, tetapi juga lebih aman bagi penggunanya.