Beberapa Kendaraan Listrik Cenderung memiliki Beban yang Lebih Berat, bagaimana Dampaknya Terhadap Kondisi Jalan?

21 July 2026

Penggunaan kendaraan listrik di Indonesia merupakan sesuatu yang menimbulkan dampak positif bagi Indonesia, mulai dari memfasilitasi pengurangan emisi gas sampai meningkatkan efisiensi penggunaan energi. Namun, ada beberapa hal yang mulai diperhatikan yaitu penambahan bobot pada kendaraan listrik dimana biasanya kendaraan tersebut cenderung lebih berat dari mobil yang menggunakan bahan bakar minyak. Hal ini disebabkan karena ada penambahan baterai dengan kapasitas yang besar sebagai komponen penting dari kendaraan tersebut. Adanya jumlah kendaraan berbobot yang semakin tinggi ini bisa menyebabkan beban lain pada infrastruktur jalan.

Dampak bobot kendaraan tidak hanya pada kondisi infrastruktur jalan tetapi juga dari segi keamanan dan biaya pemeliharaan infrastruktur. Namun, pemerintah dan pelaku bisnis masih mengadakan kajian untuk memastikan bahwa kondisi infrastruktur mampu mendukung perkembangan kendaraan listrik di Indonesia. Namun, hingga saat ini tidak ada bukti bahwa kendaraan listrik menyebabkan kerusakan jalan. Selain itu kondisi jalan.

Namun demikian, industri otomotif tetap memperkenalkan teknologi material yang lebih ringan namun tidak berdampak pada kapasitas baterai dan keselamatan kendaraan. Penggunaan material yang lebih ringan beserta desain yang semakin efisien dipercaya dapat membantu menjaga kendaraan dari kenaikan bobot yang membuat kendaraan menjadi lebih aman dan hemat energi serta memiliki dampak yang lebih rendah terhadap infrastruktur jalan. Ini merupakan salah satu hal yang penting untuk mendukung perkembangan kendaraan listrik yang berkelanjutan.

Kemudian, sebagai pengguna kendaraan listrik, Anda harus menggunakan kendaraan tersebut dengan benar agar performanya selalu maksimal. Salah satunya adalah dengan tidak mengangkut muatan melebihi batas yang ditentukan, memastikan tekanan ban sesuai dengan rekomendasi pabrik, melakukan pengecekan ban dan suspensi secara rutin, berkendara dengan halus, menghindari akselerasi atau pengereman yang mendadak, serta mencharger kendaraan sesuai petunjuk pabrik.