Apakah Kaki-Kaki Mobil Listrik Lebih Mudah Rusak? Berikut Penjelasannya!
03 August 2026
Mobil listrik diketahui memiliki bobot yang lebih berat dari mobil berbahan bakar bensin karena memakai paket baterai berkapasitas besar. Hal ini menuntut bagian kaki-kaki, misalnya suspensi, bushing, ball joint, dan tie rod, untuk bekerja lebih keras terutama jika mobil melewati jalanan bergelombang atau berlubang. Namun, hal tersebut belum tentu membuat kaki-kaki mobil listrik lebih mudah rusak. Gaya mengendarai dan kondisi jalan juga sangat berpengaruh terhadap masa pakai komponen tersebut.
Beban berat tidak hanya dari bobot mobil tapi juga sifat motor listrik yang langsung menghasilkan torsi membuat roda serta sistem suspensi semakin bekerja ekstra ketika mengendarai mobil listrik tersebut sering melibatkan akselerasi mendadak. Maka, mengendarai mobil secara agresif dapat membuat beberapa komponen kaki-kaki cepat aus. Meski demikian, produsen kendaraan listrik telah merancang sistem suspensi yang disesuaikan dengan karakteristik bobot kendaraan sehingga tetap mampu memberikan kenyamanan dan keamanan saat digunakan.
Pemeliharaan berkelanjutan merupakan faktor utama dalam merawat kaki-kaki dari mobil listrik tetap awet. Inspeksi suspensi, spooring dan balancing, juga pengecekan tekanan angin ban dapat membantu menjaga stabilitas mobil dan menghindari keausan pada komponen tersebut. Apabila gejala-gejala seperti muncul bunyi dari bagian bawah kendaraan, setir bergetar, atau kendaraan sulit dikendalikan, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan di bengkel yang memiliki teknisi berpengalaman
Bagi pengguna mobil listrik, Ada beberapa cara yang sederhana untuk para pemilik mobil listrik untuk menjaga kaki-kaki kendaraannya. Mulai dari tidak membawa muatan di atas batas maksimum, mengurangi rutinitas menyetir kendaraan melalui jalur berlubang dengan kecepatan yang cukup tinggi, dan mengurangi penggunaan akselerasi atau pengereman yang ekstrim. Selain itu, lakukan rotasi ban sesuai jadwal servis dan pastikan tekanan ban selalu sesuai rekomendasi pabrikan agar distribusi beban tetap seimbang dan komponen kaki-kaki memiliki usia pakai yang lebih panjang.